Entah kenapa semua orang mengatakan kalau aku ini aneh. Padahal
aku sama seperti mereka. Hanya anak sekolah biasa yang hidup seperti biasa. Aku
memang orangnya tertutup dan sedikit penakut, tapi apakah karena itu jadi semua
orang menjauhiku. Tidak sedikit murid di sekolah menghindariku.
Apa sebenarnya yang membuat mereka berpikir kalau aku ini aneh?
Aku tidak pernah melakukan hal-hal yang aneh. Yang ku lakukan hanya bersekolah
seperti anak-anak normal lainnya. Tapi kenapa mereka menilaiku seperti itu.
Karena hal itulah membuatku tidak berbaur dengan anak-anak
lain di sekolah. Teman yang kumiliki juga sedikit, itupun aku jarang berbicara
dengan mereka. Hanya ada satu orang yang sangat dekat denganku. Walaupun orangnya agak kasar tapi dia sangat
baik terhadapku.
Saat aku sendiri di sekolah, dia biasa muncul dan mengajakku
mengobrol agar aku tidak kesepian. Bahkan saat anak-anak yang lain berbuat
kasar terhadapku, dia langsung datang dan membelaku. Dia selalu menemaniku di
sekolah, begitu juga di rumah.
Hampir setiap hari dia berkunjung ke rumahku, hari pun ini
dia juga mengunjungiku. Aku mengajaknya ke kamarku. Aku banyak menghabiskan
waktu berdua dengannya.
***
Dari luar terdengar suara ketukan pintu, “Onii-chan,” teriak
Fuyuki dari luar kamar.
“Masuklah,” ucapku.
“Onii-chan, pinjam laptop yah. Ada tugas sekolah yang harus
dikumpul besok,” pinta Fuyuki.
“Iya, ambil saja di meja,” jawabku.
“Oke, terima kasih,” kata Fuyuki sambil tersenyum.
Saat hendak keluar dari kamar, Fuyuki kembali berbalik dan
bertanya, “Oh iya, tadi kakak berbicara dengan siapa? Soalnya tadi dari luar aku
dengar kakak seperti berbicara dengan seseorang, siapa kak?” raut wajah Fuyuki kini
terlihat lebih serius.
“Hampir setiap hari kakak berbicara sendirian di kamar.
Awalnya aku mengira ada orang lain karena dari cara berbicaranya terdengar berbeda
dengan kakak, tapi tidak ada orang lain. Dan walaupun cara berbicaranya berbeda, suaranya tetap sama seperti suara kakak. Bukan cuma itu, kakak juga sering
bertingkah aneh. Seperti… ” Fuyuki terdiam sejenak.
Mendengar perkataan Fuyuki saya hanya tersenyum...
Sign up here with your email

2 komentar
Write komentarAnother me? Alter ego? Apa makhluk lain? :/
ReplyItu trakhirnya lg ngapain si kakak? Pnsran sumpah deh. Apa aku ga nemu ksimpulannya ya? :o
Endingnya memang sedikit membingungkan. Tapi sudah saya rubah sedikit...
ReplyCoba tebak dari judulnya dan ceritanya, ada apa dengan si kakak???
Terima kasih telah membaca cerita di Tenkousei blog
Mohon kritik dan sarannya.... :) ConversionConversion EmoticonEmoticon